Materi Kuliah Pengantar Teknologi Informasi World Wide Web

Written By gara on Thursday, October 11, 2012 | 11:19 PM



Pengantar World Wide Web

Eddy Purwanto dan Tim Sub Bag Jaringan Informasi IPTEK, JIIPP

 

Dokumen ini berisi berbagai penjelasan mengenai World Wide Web mulai dari pengertian internet,  sejarah bagaimana awal mula ditemukannya World Wide Web juga berbagai istilah dalam internet serta unsur-unsur yang terdapat dalam Web Site.

 

A.    Internet

1.     Pengertian Internet

2.     Sejarah Internet

3.     Manfaat Internet

B.    Web Site atau Situs

1.     Pengertian Web Site atau Situs

2.     Unsur-Unsur Web Site atau Situs

3.     Pemeliharaan Web Site atau Situs

 

Download Pengantar Teknologi Informasi www

11:19 PM | 0 comments | Read More

Materi Kuliah KOMUNIKASI DATA

 Materi Kuliah :KOMUNIKASI DATA
Sinopsis
 - Identify the role of the Network Layer, as it describes communication from one end device to another end device - Examine the most common Network Layer protocol, Internet Protocol (IP), and its features for providing connectionless and best-effort service - The principles used to guide the division or grouping of devices into networks - The hierarchical addressing of devices and how this allows communication between networks - The fundamentals of routes, next hop addresses and packet forwarding to a destination network.  Smbr: Abas Ali Pangera, Ir, M.Kom . Download LInk Materi Komunikasi Data                   
11:14 PM | 0 comments | Read More

Introduction Sumber Daya IT

Written By gara on Monday, March 30, 2009 | 4:42 AM

Introduction Sumber Daya IT

Informasi System
Informasi Teknologi
Computer

manajemen Sumber Daya IT

Download Materi KUliah Manajemen sumber daya IT
4:42 AM | 0 comments | Read More

Teori Bahasa Dan Otomta

BAB I

PENDAHULUAN

Sumber :DRS. JANOE HENDARTO MKOM.

Teori Bahasa

  • Teori bahasa membicarakan bahasa formal (formal language), terutama untuk kepentingan perancangan kompilator (compiler) dan pemroses naskah (text processor).
  • Bahasa formal adalah

    kumpulan kalimat. Semua kalimat dalam sebuah bahasa dibangkitkan oleh sebuah tata bahasa (grammar) yang sama.
  • Sebuah bahasa formal bisa dibangkitkan oleh dua atau lebih tata bahasa berbeda.
  • Dikatakan bahasa formal karena grammar diciptakan mendahului pembangkitan setiap kalimatnya.
  • Bahasa Natural/manusia bersifat sebaliknya; grammar diciptakan untuk meresmikan kata-kata yang hidup di masyarakat. Dalam pembicaraan selanjutnya ‘bahasa formal’ akan disebut ‘bahasa’ saja.

Otomata (Automata)

  • Otomata adalah mesin abstrak yang dapat mengenali (recognize), menerima (accept), atau membangkitkan (generate) sebuah kalimat dalam bahasa tertentu.

Beberapa Pengertian Dasar :

· Simbol adalah sebuah entitas abstrak (seperti halnya pengertian titik dalam geometri). Sebuah huruf atau sebuah angka adalah contoh simbol.

· String adalah deretan terbatas (finite) simbol-simbol. Sebagai contoh, jika a, b, dan c adalah tiga buah simbol maka abcb adalah sebuah string yang dibangun dari ketiga simbol tersebut.

· Jika w adalah sebuah string maka panjang string dinyatakan sebagai ïwï dan didefinisikan sebagai cacahan (banyaknya) simbol yang menyusun string tersebut. Sebagai contoh, jika w = abcb maka ïwï= 4.

· String hampa adalah sebuah string dengan nol buah simbol. String hampa dinyatakan dengan simbol e (atau ^) sehingga ïeï= 0. String hampa dapat dipandang sebagai simbol hampa karena keduanya tersusun dari nol buah simbol.

· Alfabet adalah hinpunan hingga (finite set) simbol-simbol

Operasi Dasar String

Diberikan dua string : x = abc, dan y = 123

· Prefik string w adalah string yang dihasilkan dari string w dengan menghilangkan nol atau lebih simbol-simbol paling belakang dari string w tersebut.

Contoh : abc, ab, a, dan e adalah semua Prefix(x)

· ProperPrefix string w adalah string yang dihasilkan dari string w dengan menghilangkan satu atau lebih simbol-simbol paling belakang dari string w tersebut.

Contoh : ab, a, dan e adalah semua ProperPrefix(x)

· Postfix (atau Sufix) string w adalah string yang dihasilkan dari string w dengan menghilangkan nol atau lebih simbol-simbol paling depan dari string w tersebut.

Contoh : abc, bc, c, dan e adalah semua Postfix(x)

· ProperPostfix (atau PoperSufix) string w adalah string yang dihasilkan dari string w dengan menghilangkan satu atau lebih simbol-simbol paling depan dari string w tersebut.

Contoh : bc, c, dan e adalah semua ProperPostfix(x)

· Head string w adalah simbol paling depan dari string w.

Contoh : a adalah Head(x)

· Tail string w adalah string yang dihasilkan dari string w dengan menghilangkan simbol paling depan dari string w tersebut.

Contoh : bc adalah Tail(x)

· Substring string w adalah string yang dihasilkan dari string w dengan menghilangkan nol atau lebih simbol-simbol paling depan dan/atau simbol-simbol paling belakang dari string w tersebut.

Contoh : abc, ab, bc, a, b, c, dan e adalah semua Substring(x)

· ProperSubstring string w adalah string yang dihasilkan dari string w dengan menghilangkan satu atau lebih simbol-simbol paling depan dan/atau simbol-simbol paling belakang dari string w tersebut.

Contoh : ab, bc, a, b, c, dan e adalah semua Substring(x)

· Subsequence string w adalah string yang dihasilkan dari string w dengan menghilangkan nol atau lebih simbol-simbol dari string w tersebut.

Contoh : abc, ab, bc, ac, a, b, c, dan e adalah semua Subsequence(x)

· ProperSubsequence string w adalah string yang dihasilkan dari string w dengan menghilangkan satu atau lebih simbol-simbol dari string w tersebut.

Contoh : ab, bc, ac, a, b, c, dan e adalah semua Subsequence(x)

· Concatenation adalah penyambungan dua buah string. Operator concatenation adalah concate atau tanpa lambang apapun.

Contoh : concate(xy) = xy = abc123

· Alternation adalah pilihan satu di antara dua buah string. Operator alternation adalah alternate atau ½.

Contoh : alternate(xy) = x½y = abc atau 123

· Kleene Closure : x* = e½x½xx½xxx½… = e½x½x½x½

· Positive Closure : x = x½xx½xxx½… = x½x½x½

Beberapa Sifat Operasi

· Tidak selalu berlaku : x = Prefix(x)Postfix(x)

· Selalu berlaku : x = Head(x)Tail(x)

· Tidak selalu berlaku : Prefix(x) = Postfix(x) atau Prefix(x) ¹ Postfix(x)

· Selalu berlaku : ProperPrefix(x) ¹ ProperPostfix(x)

· Selalu berlaku : Head(x) ¹ Tail(x)

· Setiap Prefix(x), ProperPrefix(x), Postfix(x), ProperPostfix(x), Head(x), dan Tail(x) adalah Substring(x), tetapi tidak sebaliknya

· Setiap Substring(x) adalah Subsequence(x), tetapi tidak sebaliknya

· Dua sifat aljabar concatenation :

¨ Operasi concatenation bersifat asosiatif : x(yz) = (xy)z

¨ Elemen identitas operasi concatenation adalah e : ex = xe = x

· Tiga sifat aljabar alternation :

¨ Operasi alternation bersifat komutatif : x½y = y½x

¨ Operasi alternation bersifat asosiatif : x½(y½z) = (x½y)½z

¨ Elemen identitas operasi alternation adalah dirinya sendiri : x½x = x

· Sifat distributif concatenation terhadap alternation : x (y½z) = xy½xz

· Beberapa kesamaan :

¨ Kesamaan ke-1 : (x*)* = x*

¨ Kesamaan ke-2 : e½x = x½e = x*

¨ Kesamaan ke-3 : (x½y)* = e½x½y½xx½yy½xy½yx½… = semua string yang merupakan concatenation dari nol atau lebih x, y, atau keduanya.

Read More Teori bahasa dan OTomata Download

4:10 AM | 0 comments | Read More